Dokter Zam Zanariah Ingatkan Bahaya Stroke dan Kenali Gejala dengan Metode FAST

Linkarutama.com – Stroke menjadi salah satu ancaman kesehatan serius yang membutuhkan kewaspadaan masyarakat. Mengenali gejala sejak dini dan segera mendapatkan pertolongan medis menjadi kunci menyelamatkan nyawa sekaligus mencegah risiko kecacatan permanen.

Pesan tersebut disampaikan dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes., dalam seminar kesehatan bertajuk “Mengenal Tanda Bahaya Stroke” yang digelar Garda Kesehatan Nusantara (GKN) Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Minggu (1/11/2026).

Dalam pemaparannya, dr. Zam menegaskan bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis. Keterlambatan penanganan dapat memperbesar risiko kerusakan otak, kecacatan, bahkana kematian.

“Stroke tidak boleh dianggap sebagai penyakit biasa. Ketika gejalanya muncul, masyarakat harus segera mengenalinya dan membawa pasien ke rumah sakit. Jangan menunggu sampai kondisinya semakin parah, karena waktu sangat menentukan keberhasilan penanganan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, gejala stroke umumnya muncul secara mendadak. Di antaranya wajah mencong, kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, serta gangguan berbicara.

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai gangguan penglihatan secara tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, hingga sakit kepala hebat yang muncul mendadak.

Untuk memudahkan masyarakat mengenali gejala stroke, dr. Zam memperkenalkan metode FAST, yakni Face (wajah tidak simetris), Arms (lengan melemah), Speech (bicara pelo atau sulit berbicara), dan Time (segera mencari pertolongan medis).

“Kalau wajah tiba-tiba tidak simetris, salah satu tangan melemah, atau bicara mendadak pelo, jangan dianggap sepele. Itu merupakan tanda bahaya yang harus segera mendapatkan pemeriksaan medis,” ujarnya.

Dokter spesialis neurologi tersebut juga mengingatkan pentingnya memahami golden period atau periode emas penanganan stroke.

Pada pasien stroke akibat sumbatan pembuluh darah, terapi tertentu dapat diberikan dalam rentang waktu terbatas, umumnya hingga 4,5 jam sejak gejala muncul, sepanjang pasien memenuhi kriteria medis.

“Jangan membuang waktu dengan mencoba mengobati sendiri di rumah. Segera bawa pasien ke rumah sakit agar dapat diperiksa dan ditentukan penanganan yang tepat. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah dampak yang lebih berat,” pesannya.

Ia juga mengimbau keluarga untuk mencatat waktu pertama kali gejala muncul atau kapan pasien terakhir diketahui dalam kondisi normal. Informasi tersebut sangat penting bagi dokter dalam menentukan tindakan medis yang tepat.

Seminar kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelantikan Pengurus Garda Kesehatan Nusantara (GKN) Provinsi Lampung di Hotel Horison.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum GKN, dr. M. Makky Zamzami, MARS. Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes., resmi dilantik sebagai Ketua GKN Provinsi Lampung.

Kegiatan ini turut dihadiri dua tokoh yang juga menjadi Pembina GKN, yakni Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D., dan Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M.

Selain materi tentang stroke, seminar juga menghadirkan dr. Sigit Pratama I, Sp.JP(K), MARS., yang membahas tanda bahaya penyakit jantung, serta dr. Ari Irawan Romulya, Sp.OG., M.H., MARS., yang mengulas pencegahan kanker pada perempuan.

Melalui kegiatan ini, GKN Lampung berkomitmen memperluas edukasi kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan, pengenalan gejala, serta deteksi dini berbagai penyakit. (*).

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *