Linkarutama.com – Bank Lampung resmi memulai rangkaian Undian Tabungan Lokal Bank Lampung periode 1 Januari 2025–31 Desember 2025 dengan menggelar pengundian hadiah ke-III hingga ke-VI di Kantor Pusat Bank Lampung, Sabtu (7/2/2026).
Pengundian ini menjadi pembuka dari rangkaian undian yang digelar selama dua hari. Setelah pelaksanaan hari ini, Bank Lampung akan melanjutkan pengundian hadiah ke-II dan Grand Prize pada Minggu (8/2/2026) di Tugu Adipura, Bandar Lampung, bertepatan dengan kegiatan Bank Lampung Run.
Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris Utama Bank Lampung, Direksi Bank Lampung, Vice President, Assistant Vice President UKK dan Branch Manager Bank Lampung ,Dinas Sosial Provinsi Lampung, Dinas PTSP Provinsi Lampung dan perwakilan dari Kepolisian.
Pjs. Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana menyampaikan, dimulainya undian ini merupakan bentuk apresiasi Bank Lampung kepada para nasabah yang setia menabung dan mempercayakan pengelolaan dananya.
“Undian ini bukan sekadar pembagian hadiah, tetapi bentuk terima kasih kami kepada nasabah yang telah menjadi bagian dari pertumbuhan Bank Lampung,” ujarnya.
Indra Merviana juga menyampaikan Bank Lampung terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para nasabah dan masyarakat.
“Kepercayaan dan loyalitas nasabah adalah energi utama bagi kami untuk tumbuh dan terus menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, hingga akhir Desember 2025, Bank Lampung mencatat 518.800 rekening tabungan dengan total dana simpanan mencapai Rp1,9 triliun. Capaian tersebut didukung oleh produk tabungan unggulan seperti Tabungan L-Save dan Tabungan Simpeda.
“Kedua produk tersebut telah terintegrasi dengan Aplikasi L-Online serta fasilitas kartu debit yang dapat digunakan di seluruh jaringan ATM Bersama dan Link di Indonesia,” jelasnya.
Khusus Tabungan Simpeda, pengundian dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun, terdiri dari dua undian nasional dan satu undian lokal. Undian yang dimulai hari ini merupakan undian lokal untuk nasabah yang tercatat sepanjang periode Januari hingga Desember 2025.(*)

