Mudik Gratis BUMN 2026 Dibuka, Jasa Raharja Siapkan 23.500 Kuota

Linkarutama.com — Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jasa Raharja kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis sebagai bagian dari Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi Kementerian BUMN dan Danantara, Jumat (13/2/2026).

Program ini menjadi salah satu layanan mudik yang paling dinantikan masyarakat setiap tahun dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses. Mudik Gratis BUMN 2026 menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dengan melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan.

Program ini melayani perjalanan mudik menggunakan moda bus, kereta api, dan kapal laut menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Secara khusus, dalam program ini Jasa Raharja menargetkan 23.500 pemudik pada 2026. Target tersebut meningkat 11,41 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kelancaran arus mudik yang aman dan nyaman.

Peningkatan kuota diiringi dengan penambahan armada serta perluasan titik keberangkatan. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pemudik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran.

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan kesejahteraan, program Mudik Gratis BUMN 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”. Melalui program ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas dengan menyediakan armada yang aman dan nyaman. Upaya tersebut diharapkan membantu masyarakat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang bersama keluarga di kampung halaman.

Direktur Utama Jasa Raharja yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan wujud tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan.

“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN 2026, khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat dapat pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Awaluddin.

Kehadiran bus khusus disabilitas menjadi salah satu komitmen agar mudik lebih inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Pusat pemberangkatan direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

Awaluddin menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini.

“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.

Salah satu peserta, Ibu Anita, mengaku telah mengikuti program ini lima kali berturut-turut. Ia menilai layanan yang diberikan semakin baik dari tahun ke tahun.

“Setiap tahun makin tertata, lebih nyaman, dan prosesnya lebih mudah. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” ujarnya.

Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam penyediaan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total 3.599 pemudik.

Dukungan tersebut meliputi Jawa Timur sebanyak 25 bus (1.075 orang), Jawa Tengah 16 bus (864 orang), Jawa Barat 10 bus (480 orang), Sumatera Selatan 10 bus (360 orang), Aceh 10 bus (360 orang), Sulawesi Selatan 10 bus (250 orang), Banten 2 bus (90 orang), serta Sulawesi Tengah 10 bus (120 orang).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman sekaligus mendukung keselamatan transportasi di berbagai wilayah agar masyarakat dapat pulang dengan nyaman. (*/her)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *