Bertambah 25 Positif Covid-19 Di Lampung Berikut Hasil Tracing Dari Kabupaten/Kota

Linkarutama.com – Perkembangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah 25 orang, tambahan tersebut ada dari karyawan BUMN dan pemain sepak bola yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Lampung DR.dr.Hj.Reihana,M.Kes, penambahan 25 kasus itu yang terdiri dari Kabupaten Lampung Selatan 6 orang, Bandarlampung 5 orang, Lampung Tengah 5 orang, Lampung Utara 4 orang, Metro 2 orang, Tulangbawang Barat 1 orang, Lampung Barat 1 orang dan Pesawaran 1 orang.

Pasien dengan nomor 908, merupakan seorang laki-laki usia 36 tahun asal dari kota Metro dan merupakan kasus baru memiliki riwayat perjalanan atau pernah menghadiri pernikahan di Baturaja, Sumatera Selatan. Kondisi pasien saat ini bergejala dan sedang dirawat di rumah sakit Metro.

Kemudian, pasien dengan nomor 909- 911 berasal dari Kabupaten Lampung Utara yang merupakan hasil tracing dari pasien 805 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, lalu pasien dengan nomor 912 seorang laki-laki usia 40 tahun berasal dari Kabupaten Lampung Utara yang merupakan kasus baru saat ini sedeng bergejala dan sedang melakukan isolasi di rumah sakit Ryacudu di KabupatenLampung Utara, jelas Reihana.

Untuk selanjutnya, pasien dengan nomor 913 perempuan 47 tahun berasal dar Kabupaten Lampung Tengah dengan hasil tracing dari pasien 848, pasien ini pernah mengikuti kegiatan pembinaan PKK di Kecamatan bersama pasien 848 saat ini sedang dirawat di ruang isolasi di rumah sakit Demang Selulau Raya Lampung Tengah.

Lalu, pasien 914-915 asal dari Kabupaten Lampung Tengah yang merupakan hasil tracing dari kasus pasien nomor 847 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, kemudian pasien dengan nomor 916 merupakan seorang aki-laki usia 43 tahun asal Kabupaten Lampung Tengah yang merupakan hasil tracing dari kasus pasein nomor 847 saat ini sedang bergejala dan sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit swasta, beber Reihana.

Khusus pasien dengan nomor 847 dan 848 pernah heboh yang merupakan pasangan suami istri salah satu pemimpin di Kabupaten Lampung Tengah.

Lalu, pasien dengan nomor 917 seorang perempuan usia 59 tahun berasal Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 819 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dan pasien nomor 918 seorang laki-laki usia 41 tahun asal kota Metro yang merupakan hasil tracing dari 848 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Untuk pasien nomor 919 seorang laki-laki 61 tahun dari Tulangbawang Barat merupakan kasus baru yang masuk dengan diagnosa Pneumonia dan CKD, pasien ini sempat dilakukan rujukan ke rumah sakit swasta lainnya.

Akan tetapi kondisi dan kesadaran pasien menurun dan pada Sabtu (26/9/2020) pada pukul 21.WIB pasien dinyatakan telah meninggal dunia dan pemulasaran sesuai Protokol Covid-19, jelas Reihana.

Lalu, pasien nomor n920-922 dari Kabupaten Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 799 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien 923 seorang laki-laki usia 19 tahun dari Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 890 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Untuk pasien nomor 924 seorang laki-laki usia 61 tahun asal Kabupaten Lampung Selatan merupakan kasus baru.

Pasien ini pernah kontak dengan pelaku perjalanan luar daerah yaitu dari Jakarta dengan keluhan sesak nafas dan melakukan pengobatan di salah satu rumah sakit swasta, memiliki penyakit hipertensi dan saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit swasta di Kabupaten Lampung Selatan, kata Reihana.

Reihana menambahkan bahwa, pasien nomor 925 seorang laki-laki uisa 45 tahun asal Kabupaten Lampung Selatan merupakan kasus baru yang bekerja di salah satu perusahaan BUMN. Riwayat kontaknya pelaku perjalanan
Merak-Banten- Bakauheni dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Untuk pasien dengan nomor 926 seorang laki-laki usia 59 tahun asal Kabupaten Lampung Barat merupakan hasil tracing dari pasien nomor 821 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 927 laki-laki 68 tahun dari Pesawaran merupakan kasus baru. Selasa (22/9/2020) pasien ini berobat ke rumah sakit swasta di Metro dengan keluhan sesak, nyeri dada dan lemas.

“Kemudian dari tanggal 29-30 September dilakukan pengambilan swab oleh petugas. Lalu pada hari Kamis (1/10/2020) kemarin terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan TCM di rumah sakit Metro. Lalu, pada hari Kamis (1/10/2020) pukul 15.00 WIB mengalami perburukan dan pukul 18.00 WIB dinyatakan meninggal dunia, untuk pemusalaran janazah sesuai dengan protokol Covid-19, ungkap Reihana.

Untuk pasien nomor 928 laki-laki 37 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru saat ini bergejala sedang dirawat di rumah sakit swasta di Bandarlampung.

Lalu, pasien nomor 929 seorang laki-laki usia 79 tahun berasal dari kota Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien nomor 862 bergejala sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung, jelas Reihana.

Untuk pasien nomor 930 sekarang laki-laki usia 32 tahun juga berasal dari Kota Bandarlampung yang merupakan kasus baru dan yang bersangkutan merupakan pemain klub sepak bola di Bandarlampung dan riwayat pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif (meninggal) yaitu pasien nomor 860, saat ini pasien nomor 930 sedang menjalani isolasi mandiri di suatu tempat yang lebih efektif penangannya.

Untuk pasien nomor 931 laki-laki 61 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien nomor 839 dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, pasien nomor 932 perempuan 29 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien nomor 887 dan saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit Pemerintah di Provinsi Lampung.

“ Ya hari ini juga ada penambahan yang selesai isolasi sebanyak 12 orang di mana dari kota Bandarlampung ada 5 orang, Lampung Utara 4 orang dan dari Tulangbawang 3 orang,” kata Reihana.

Selain itu, ada konfirmasi kematian 3 orang yaitu dari Kabupaten Lampung Selatan 1 orang, Kabupaten Tulangbawang Barat 1 orang dan Kabupaten Pesawaran 1 orang.

Menurut Reihana yang meninggal dunia adalah pasien nomor 892 seorang laki-laki usia 34 tahun dari Kabupaten Lampung Selatan dengan riwayat kontak dengan pasien positif nomor 815 aktivitas sehari-hari adalah berjualan di pasar di Kabupaten Lampung Selatan dan pada hari Selasa (22/9/2020) mulai timbul gejala demam, batuk kering disertai sesak nafas. Kemudian pada hari Minggu (27/9/2020) pasien masuk rumah sakit pemerintah di Kabupaten Lampung Selatan lalu pada hari Minggu (27/9/2020) dilakukan pemeriksaan Swab dan hari Senin (28/9/2020) kembali tes Swab hasilnya positif.

Kemudian, pada tanggal 30 September pasien mengeluh sesak nafas tidak berkurang selanjutnya memang yang bersangkutan punya kormobid, asma sejak kecil dan pada.maka pada tanggal 1 Oktober pasien mengeluh sesak semakin berat dan akhirnya pada pukul 14.00 WIB pasien menderita gagal nafas dan nadi tidak teraba sehingga dinyatakan meninggal dunia, pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol Covid-19, ungkap Reihana.

Untuk pasien nomor 919 seorang laki-laki usia 61 tahun dari Kabupatennya Tulangbawang Barat merupakan kasus baru dan pada saat itu 20 September masuk ke salah satu rumah sakit swasta di Lampung Tengah dengan diagnosa adalah Pneumonia dan juga ada kelainan jantung dan tanggal 25 September dirujuk juga ke rumah sakit swasta karena terjadi penurunan kesadaran dan sesak dan tanggal 26 September 2020 jam 8.00 WIB malam dilakukan di rumah sakit swasta di Lampung Tengah dan pada tanggal 26 September pukul 21.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia pasien.

Lalu, pasien 927 laki-laki 68 tahun dari Pesawaran tanggal 22 September datang ke rumah sakit swasta di Metro dengan gejala sesak, nyeri dada, badan lemas. Pada tanggal 27 September bertambah sesak dan penyakit kormobid, jantung, hipertensi 29-30 September di swab.

Kemudian, kondisi pasien sesak semakin sesak, lalu pada tanggal 1 Oktober 2020 pada pukul 15.00 WIB mengalami perburukan saturasi oksigen, kemudian dinyatakan meninggal dunia, untuk.pemulasaran jenazah sesuai Protokol Covid-19, kata Reihana.(her)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *