Pemkab Tulang Bawang Keren, Cukup Pinjam ke Bank Lampung

Linkarutama.com – Di tengah tren sejumlah pemerintah daerah yang mengajukan pinjaman ke perbankan di luar Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang memilih menggandeng Bank Lampung sebagai mitra pembiayaan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah antara Pemkab Tulang Bawang yang diwakili Bupati Qudrotul Ikhwan dengan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung, Senin (2/3/2026), di Ruang Rapat Direktur Utama Kantor Pusat Bank Lampung, Telukbetung.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Tulang Bawang memperoleh fasilitas pinjaman daerah sebesar Rp43 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di sejumlah wilayah.

Bupati Qudrotul Ikhwan menjelaskan, pinjaman daerah itu telah melalui kajian mendalam terhadap kemampuan keuangan daerah serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia memaparkan, skema pembiayaan memiliki tenor 36 bulan dengan suku bunga tetap sebesar 9,2 persen per tahun. Selain itu, rasio kemampuan pengembalian pinjaman daerah telah melampaui standar minimal 2,5, yang menunjukkan kondisi fiskal Kabupaten Tulang Bawang dalam keadaan sehat.

Pemerintah daerah juga telah memproyeksikan pembayaran pokok dan bunga pinjaman dalam APBD Tahun Anggaran 2026 hingga 2029, sehingga tidak mengganggu stabilitas keuangan daerah.

“Nantinya dana pinjaman ini secara khusus diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur prioritas, pembiayaan bahan bangunan dan konstruksi, serta pengadaan alat konstruksi,” ujar Qudrotul.

Ia menegaskan, dana pinjaman tidak diperkenankan digunakan untuk belanja rutin maupun kegiatan di luar peruntukan yang telah ditetapkan.

Setiap proses pencairan dana akan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan pihak perbankan serta dilengkapi dokumen kontraktual yang sah.

“Ini sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Pengelolaan pinjaman daerah akan dilaporkan secara tertib melalui laporan keuangan pemerintah daerah yang diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan,” tambahnya.

Pinjaman daerah senilai Rp43 miliar tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tulang Bawang. (ist)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *