Oleh: Anis Luthfiah Rahayu. Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN RIL
Linkarutama.com – Di era digital, dakwah memiliki peran yang semakin penting karena mampu menjangkau masyarakat tanpa batas ruang dan waktu, Jum’at (7/8/2026).
Melalui media sosial, platform video, maupun podcast, siapa saja dapat mempelajari ilmu agama dengan lebih mudah tanpa harus selalu hadir secara langsung di majelis ilmu.
Bahkan, kajian dapat didengarkan sambil bekerja, berkendara, atau melakukan aktivitas lain sehingga waktu menjadi lebih produktif.
Namun, kemudahan ini juga menghadirkan tantangan. Tidak semua konten keagamaan di internet berasal dari sumber yang kredibel. Informasi yang keliru, potongan ceramah yang keluar dari konteks, hingga pendapat yang tidak memiliki dasar ilmiah dapat dengan mudah tersebar dan menimbulkan kesalahpahaman.
Oleh karena itu, masyarakat perlu bersikap bijak dalam memanfaatkan dakwah digital.
Memilih narasumber yang memiliki kompetensi, memeriksa kebenaran informasi, serta sesekali menghadiri kajian secara langsung merupakan langkah penting agar pemahaman agama tidak hanya praktis, tetapi juga benar dan utuh. Dengan demikian, dakwah digital dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat selama diimbangi dengan sikap kritis dan tanggung jawab dalam menerima ilmu.(*)

