Sombong Jauh Dari Syurga, di Murka Allah SWT

Oleh: Heris Drianto

Wartawan Utama (2018)

 

Linkarutama.com – Kehidupan kita di dunia ini tentu tidak berlama lama dan siapapun manusia itu pada akhir kehidupannya tetap mempertanggung jawabkan di akherat dan di hisab tanpa satupun yang tertinggal, Minggu (30/8/2026).

Banyak hal sifat pada hati manusia, ada sifat sombong yang merupakan salah satu sifat tercela yang sangat dibenci oleh Allah SWT, karena kesombongan merupakan selendang kebesaran-Nya yang tidak boleh diambil oleh makhluk.

Mendifiniskan sifat dari Pengertian kalimat ombong (Takabur) terlihat jeoas dalam hadis Rasulullah SAW, sombong yang didefinisikan sebagai menolak kebenaran, mengabaikan pertemanan hingga merendahkan atau menghina orang lain (batral haqq wa ghamtun nas).

Pada dasarnya, ketika melekat di hati orang yang sombong tentu merasa dirinya paling hebat, paling pintar, atau paling benar, serta memandang remeh orang di sekitarnya bahkan merasa kehidupan yang dirasa sukses berkecukupan dan melambung tinggi perekonomian buah karya olahannya sendiri, mayoritas lupa tentang siapa dirinya dan dari mana asal usulnya, bahkan merasa suksesnya hanya karena dirinya sendiri tanpa orang lain.

Sifat sombong pada manusia jelas sangat dibenci Allah. Itulah sebabnya, siapa pun yang menyombongkan diri, Allah akan membinasakannya. Manusia, apa pun status dan jabatannya, tidak memiliki ruang sedikit pun untuk sombong. Karena ketika muncul perilaku sombong sejatinya ada solusi dan jalan keluarnya untuk kembali membersihkan hati.

Ingat, kemampuan dan kelebihan yang ada pada setiap diri kita sebagai manusia bahkan suatu bangsa, tidak lebih dari anugerah Allah SWT yang diamanahkan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Bukan menyakiti hati sesama.

Kemampuan dan kelebihan tersebut bukan untuk dibangga banggakan akan tetapi untuk saling menolong sesama dan pandai bahkan bijak dalam menetralisir kehidupan.

Dari situ lah, kemudian manusia yang bersifat sombong menganggap rendahnya yang lain. Karena perasaan hati beranggapan sudah paling gagah dan permanen bahkan merasa tidak bisa di turunkan Allah SWT derajatnya.

Kita harus selalu ingat bahqa kesombongan sekecil apa pun akan membuat Allah murka dan menyebabkan pelakunya dijauhkan dari surga.

Orientasi kalimat tersebut di atas sangat jelas dan telah Allah SWT wanti-wanti dalam QS.Al A’raf ayat 146. Silahkan di baca di cermati agar kita tidak selalu sibuk dengan urusan duniawi.

Bahkan, dari sifat perlaku sombong biasanya manusia lupa segala galanya bahwa tanpa ia sadari tanpa ia ketahui orang lain mencermati dan lebih mengetahui perilaku baik buruknya.

Bagi penulis, dengan terus bertambahnya usia tentu memaknai tata cara mencari keberkahan Allah dalam kehidupan, artinya tak henti hentinya memohon kebaikan yang terus bertambah, tetap diberikan lindungan kesehatan dan membawa ketenangan di sisa usia…Tabikpuuuun..!!!

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *